Kalau Anda pernah bertanya:
- “Kenapa rilis saya tidak dianggap menarik?”
- “Apa sih bedanya informasi dengan berita?”
- “Kok berita kompetitor dimuat? Punya saya tidak?”
Jawabannya ada pada nilai berita (news values).
Apa Itu Nilai Berita (News Values)?
Nilai berita atau news values adalah parameter yang digunakan oleh wartawan atau editor untuk mengukur apakah suatu informasi layak diberitakan. Tidak wajib memenuhi semuanya—cukup 1 atau 2 nilai yang kuat sudah cukup untuk menarik perhatian redaksi.
Berikut 10 nilai berita dengan penjelasan praktis dan contoh aplikasinya untuk konteks PR, bisnis, dan brand.
1. Magnitude (Besaran/Skala)
Definisi: Angka, jumlah, atau skala yang fantastis dan berdampak luas.
Contoh umum: Kenaikan BBM, inflasi nasional, demo 1 juta peserta.
Aplikasi untuk PR/Brand: Tunjukkan besaran keberhasilan atau perubahan.
Contoh angle: “Startup X Catat Pertumbuhan 300% dan Ekspansi ke 5 Kota dalam 6 Bulan.”
2. Proximity (Kedekatan)
Definisi: Relevansi geografis, emosional, atau kultural dengan audiens.
Contoh umum: Kebakaran di pasar dekat rumah vs kejadian di luar negeri.
Aplikasi: Sesuaikan pemberitaan dengan wilayah target media.
Contoh angle: “Solusi Parkir untuk Surabaya: Aplikasi X Siapkan Sistem Baru di 7 Kawasan Padat.”
3. Prominence (Ketokohan)
Definisi: Nama besar atau tokoh publik meningkatkan nilai berita.
Contoh umum: Presiden makan di warteg.
Aplikasi: Pinjam kredibilitas tokoh dalam kampanye.
Contoh angle: “Kolaborasi dengan Anggun C Sasmi, Brand X Luncurkan Kampanye Anti-Bullying.”
4. Timeliness (Kebaruan/Aktualitas)
Definisi: Informasi baru, relevan hari ini—bukan minggu lalu.
Contoh umum: Skor pertandingan, keputusan sidang hari ini.
Aplikasi: Kirim rilis maksimal H+1 setelah event; idealnya real-time.
Contoh angle: “Hari Ini: Peluncuran Sistem AI Layanan Pelanggan Pertama di Indonesia.”
5. Impact (Dampak)
Definisi: Seberapa luas manfaat atau konsekuensi bagi publik.
Aplikasi: Fokus pada manfaat untuk masyarakat, bukan internal brand.
Contoh angle: “Bebaskan Biaya Admin, Fintech X Dukung 10.000 UMKM Baru di 2025.”
6. Conflict (Konflik)
Definisi: Adanya pertentangan, drama, atau perjuangan yang nyata.
Aplikasi: Dalam PR, gunakan konflik sebagai struggle, bukan sensasi.
Contoh angle: “Bangkit dari Ancaman PHK, UMKM X Justru Capai Rekor Produksi.”
7. Oddity (Keunikan/Keanehan)
Definisi: Hal tidak lazim memicu rasa ingin tahu.
Aplikasi: Angkat inovasi atau model bisnis yang out of the box.
Contoh angle: “Pertama di Asia: Café Ini Gunakan Limbah Organik Jadi Menu Fine Dining.”
8. Human Interest (Sisi Kemanusiaan)
Definisi: Menyentuh emosi (haru, bangga, inspiratif).
Contoh umum: Anak pemulung jadi sarjana.
Aplikasi: Cerita tim internal, klien, CSR, atau founder journey.
Contoh angle: “Dulu Satpam, Kini Direktur Operasional: Perjalanan Karier Budi di Perusahaan X.”
9. Currency (Sedang Tren)
Definisi: Topik yang sedang hangat atau viral.
Aplikasi: Kaitkan rilis dengan konteks makro tanpa memaksakan.
Contoh angle: “Survei Hybrid Working 2025: 70% Gen Z Merasa Lebih Produktif di Rumah.”
10. Usefulness (Kemanfaatan/Edukasi)
Definisi: Informasi yang mempermudah hidup orang (service journalism).
Aplikasi: Soft-selling melalui tips atau panduan.
Contoh angle: “5 Cara Mengelola Keuangan Bisnis di Masa Resesi.”
Template: Uji Nilai Berita (Cetak & Gunakan Setiap Menulis)
Checklist ini membantu menentukan apakah informasi Anda layak diberitakan:
- □ Apa data/angka (magnitude) yang bisa ditunjukkan?
- □ Siapa yang terdampak (impact)? Berapa banyak?
- □ Apa relevansinya dengan lokasi atau audiens (proximity)?
- □ Ada tokoh/kolaborasi kredibel (prominence)?
- □ Apa yang membuatnya baru hari ini (timeliness)?
- □ Unsur emosi, inspirasi, atau perjuangan (human interest)?
- □ Ada hal unik/out of the box (oddity)?
- □ Terkait isu yang sedang hangat (currency)?
- □ Memberikan solusi atau panduan (usefulness)?
Penuhi minimal 1–2 poin dengan kuat sebelum mengirim rilis.
Setelah Paham Teori, Lanjutkan ke Praktek
Kalau Anda ingin mempelajari cara menuangkan 10 nilai berita ini ke dalam tulisan, lanjut ke artikel berikut:
👉 Cara Menulis Press Release Agar Tidak Ditolak Redaksi
👉 Kenapa Press Release Anda Tidak Dibaca Wartawan?
Terima kasih sudah membaca. Jika artikel ini bermanfaat, bagikan ke rekan satu tim Anda.
Casa Kreatif — agensi komunikasi yang membagikan perspektif redaksi untuk membantu Anda memahami cara kerja media.
